Senin, 27 Maret 2017

Cara Menangani Dan Arti Kode HTTP 500 Internal Server Error

 
500 Internal Server Error adalah status kode HTTP yang sangat umum yang berarti ada sesuatu yang tidak beres pada server website, tetapi server tidak bisa memindai secara lebih spesifik tentang detail masalah yang terjadi.

Pesan 500 Internal Server Error dapat dilihat dalam beberapa cara karena setiap situs dapat menyesuaikan pesannya sendiri.

Berikut adalah beberapa contoh umum yang mungkin anda bisa lihat tentang status kode error HTTP 500:

  • 500 Internal Server Error
  • HTTP 500 - Internal Server Error
  • Temporary Error (500)
  • Internal Server Error
  • HTTP 500 Internal Error
  • 500 Error
  • HTTP Error 500
  • 500. That's an error
Sejak pesan 500 Internal Server Error dihasilkan oleh situs web yang anda kunjungi, anda akan bisa melihat pesan error tersebut di setiap browser di sistem operasi apa saja, bahkan pada smartphone anda.

Penyebab Status Kode Error HTTP 500
Seperti yang saya sebutkan di atas, 500 Internal Server Error yang berarti bahwa masalah tidak terjadi pada komputer atau koneksi internet anda melainkan merupakan masalah yang terjadi di server website.

Cara Menangani Status Kode Error HTTP 500

Meskipun ada beberapa kemungkinan bahwa ada sesuatu yang salah pada pihak anda namun kita bisa melakukan beberapa hal yang dapat anda coba untuk menanggapi masalah tersebut.

1. Reload halaman web. Anda dapat melakukannya dengan mengklik tombol refresh / reload,
    menekan F5, atau mengetik ulang URL tersebut di address bar. Bahkan jika pesan 500
    Internal Server Error adalah masalah pada server web, kemungkin hanya bersifat sementara
    saja, jadi tidak ada salahnya untuk mencoba kembali halaman web tersebut mungkin akan
    berhasil.

2. Kosongkan cache browser Anda. Jika ada masalah dengan versi cache dari halaman web
    yang sedang anda lihat, hal itu juga bisa menyebabkan status error HTTP 500.
    Catatan: 500 Internal Server Error tidak selalu disebabkan oleh masalah caching, tetapi
    kadang - kadang pesan error tersebut menghilang setelah membersihkan cache pada browser.
    Jadi sangat sia - sia kalau melewatkan metode yang cukup mudah dan tidak terlalu
    berbahaya ini.

3. Menghapus cookie browser anda. Beberapa problem 500 Internal Server Error dapat diperbaiki
    dengan menghapus cookie yang terkait dengan situs yang anda kunjungi saat error terjadi.
    Setelah menghapus cookie website tersebut, restart browser dan coba lagi.

4. Tangani dengan error 504 Gateway Timeout sebagai gantinya. Ini memang tidak biasa pada
    umumnya, tetapi terkadang beberapa server memunculkan pesan 500 Internal Server Error
    ketika pada kenyataannya pesan error yang lebih tepat berdasarkan penyebab masalahnya
    adalah 504 Gateway Timeout.

5. Pilihan lain adalah menghubungi website tersebut langsung untuk meminta bantuan. Ada
    kesempatan baik untuk memberitahukan kepada administrator situs tersebut tentang error
    500 yang terjadi supaya mereka bisa melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

6. Kembali lagi nanti. Sayangnya, pada saat ini, 500 Internal Server Error tidak diragukan lagi
    adalah masalah yang di luar kendali anda. Biarkan para pihak admin server yang akan
    membereskan masalah ini.

0 komentar:

Posting Komentar